tapi malam ini ketika melihat foto saat Ir.Soekarno ini saya teringat cerita seorang pinisepuh negeri ini ,
Cerita ini tentang penyerahan Assets Collateral milik Indonesia (Perjanjian Green Hilton tahun 1963 yang baru aktif 2 tahun kemudian terkait adm & verifikasi Bank Swiss) kepada soeharto dengan mengambil tangan Soeharto untuk menampung tetesan air matanya di tangan soeharto tersebut ....!
Kegalauan Soeharto terhadap sikap dan perilaku para "kader"nya jelang kejatuhannya , kemarahan akan sikap mendua ...! DPR RI yang mengangkat atau memilih beliau lagi jadi presiden pd pemilu tahun 1997 namun DPR yang sama memaksanya untuk mengundurkan diri kemudian beberapa bulan berikutnya.
Kejdian yang menimpanya telah melahirkan keputusan untuk tidak menyerahkan Assets Collateral Indonesia yang diterima nya dari Ir.Soekarno kepada para penerusnya dan menitipkannya dengan pesan agar jangan diurus pengembalian ke dalam system sebelum beliau menginggal ....telah membawa indonesia tiba di hari ini ! .... Tangis Air Mata seorang Ayah "ideologis" terhadap ulah anak anak ideologisnya pun tumpah !
barulah saya menyadari bahwa satu2nya bahasa yang dimengerti dan dipahami oleh seluruh manusia di jagad raya ini adalah ..... AIR MATA ... bahkan di kitab suci pun dituliskan bahwa ALLAH pun mengenal dan sangat memahami Tetesan Air Mata ....!
Hari ini ku berdoa ya Tuhan Yang Maha Esa .... agar seluruh Assets Indonesia dapat di masukkan kembali ke dalam System perbankan nasional .... , tapi kehendak MU lah yang jadi
karena sesungguhnya hanya ENGKAU lah yang maha mengetahui setiap tetesan Air Mata Rakyat Indonesia ..... yang tertumpah karena Kedzoliman para Koruptor / Kolusi dari para penegak Hukum/ Penindasan oleh Himpitan kebijakan para pemimpinnya yang mendahulukan kepentingan kelompok/golongan/Keluarga dan kemudian mengabaikan Dampak/"IMBAS" dari kebijakan tersebut kepada mereka (rakyat indonesia) .....
Ku memohon ridho MU , karena ENGKAUlah yang empunya Kerajaan dan Kekuasaan untuk selama lamanya atas semua ciptaan MU, ..Amin
(Sumber : Victor Da Costa)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
No comments:
Post a Comment
silahkan Pos kan Komentarmu, dimohon tidak berbau sara, provokasi, apalagi melanggar hukum, Thank you.