Halo Blogger, apa kabarnya
Hari ini saya akan menceritakan Perjalanan saya Jalan-Jalan ke Pulau seribu.
Dimulai dari ide saya untuk menghilangkan kesuntukan dalam perkerjaan sehari-hari di tempat kerja, saya mengajak teman-teman sekantor untuk jalan-jalan. singkat cerita dari 6 orang yang menyetujui untuk ikut dalam jalan-jalan kali ini, hanya 3 orang yang jadi, yang lain tidak bisa ikut dikarenakan beberapa hal.
Perjalanan dimulai pada hari sabtu 5 Agustus 2017 lalu, pukul setengah 5 pagi saya sudah berada di stasiun untuk menunggu commuterline pertama menuju stasiun angke, dilanjuti dengan memesan ojek online untuk mencapai Tujuan saya yaitu Pelabuhan kali adem Muara angke. Pukul 6 Pagi saya sudah tiba di Pelabuhan Kali adem Muara angke, sambil menunggu teman yang lain datang, sayapun segera menuju tempat penjualan tiket Kapal menuju Pulau Harapan, Gedung Dishub tempat penjualan Tiket Kapal khusus Dishub di dalamnya juga terdapat beberapa meja penjualan tiket kapal Tradisional yang laris manis di serbu orang, saya pun bergegas mengantri, akhirnya dapat juga tiket Tujuan saya Pulau harapan, dengan keberangkatan Pukul 08.30 Pagi.
 |
| Gerbang Muara Angke |
 |
| Pelabuhan Kali Adem |
 |
| Pelabuhan kali Adem |
 |
| Dermaga kali Adem |
Menunggu dan Menunggu...
Temanpun belum juga datang, telpon lagi..telpon lagi, karena mereka baru pertama ke Pelabuhan kali adem, jadi masih nyasar. sudah berkumpul dan lengkap kamipun segera masuk ke dermaga yang dijagai oleh petugas dishub dan dikenakan biaya 2ribu rupiah/orang untuk masuk ke dermaga. segeralah kami masuk kapal, yang sudah penuh sesak.
 |
| Pulau Pra-U-Ka Cyber Island |
Kapal Tradisional pun berangkat menuju Pulau harapan. kurang lebih tiga jam kamipun sampai di Pulau Pramuka, bersandar sebentar dikarenakan ada juga Penumpang lain yang turun di Pulau Pramuka, perjalananpun dilanjutkan kurang Lebih 30 menit, dan... taraaaa... kamipun sampai di Pulau harapan.
 |
| Dermaga Pulau Harapan |
 |
| Anak-Anak yang begitu Menikmati Siang dengan Berenang di sekitar Dermaga Pulau Harapan |
Setelah turun dari dermaga, kami langsung ,Menuju tempat beristirahat di Rumah makan sederhana sambil memesan makan siang, dengan menu ala kadarnya. selesai makan dan kenyang, saya langsung menghubungi Pemilik kapal yang sudah saya booking jauh-jauh hari, tidak lama diapun datang dan segera menghantarkan saya dan kawan-kawan untuk snorkeling di beberapa pulau/spot lalu menuju Pulau Perak, tempat kami akan berkemah.
 |
| Kapal Kecil tradisional yang mengatarkan kami ke Pulau Perak |
 |
| Pulau Genteng Besar (Spot Snorkeling Rekomendasi) |
 |
| Pulau Kayu Angin Genteng (Spot 2 Rekomendasi) Pulau ini berseberangan dengan Pulau Genteng besar, sayapun sempat melihat beberapa Penyu yang muncul ke permukaan |
 |
| Pulau Kayu angin genteng |
Masih bersihhhh...,
ternyata di Jakarta yang sumpek, Penuh asap Polusi, Macet, masih ada tempat yang begitu indah yaitu Pulau seribu. sampai di spot pertama langsung byurrrr ! lihat beberapa Jenis ikan yang menghampiri, dan terumbu karang yang masih indah menurut saya. setelah kurang lebih berputar-putar di beberapa spot snorkeling, sang Guide sekaligus Pemegang kemudi si kapal mungil menghantarkan kami ke Pulau Perak. Menginjakkan kaki di Pulau Perak kamipun langsung mencari tempat untuk membangun tenda karena kalau lama-lama nanti banyak yang datang untuk berkemah juga.
 |
| Pulau Perak (Disini sudah ada Penjual Makanan dan Minuman/warung, WC darurat, sumur, dan Listrik) |
 |
| Menyambut Pagi di Pulau Perak |
 |
| Menyambut Malam di Pulau Perak |
 |
| Sekumpulan Bakau di Pulau Perak |
Indahnya Pulau Perak, saya disambut dengan pasir putih yang terhampar sekitar 15 meter dan dipayungi oleh pepohonan yang rindang. Bermalam satu hari disana tidak akan disia-siakan. malam bakar-bakar apa aja yang penting dibakar dan bisa dimakan..hehehehe...
Nah Blogger Kalau dirimu suntuk, mungkin
Pulau seribu bisa jadi tempat buang'orang"stress.
No comments:
Post a Comment
silahkan Pos kan Komentarmu, dimohon tidak berbau sara, provokasi, apalagi melanggar hukum, Thank you.