Seorang aktor itu semakin tua dia akan semakin matang... karena sudah melewati begitu banyak rasa dalam hidup, kita lihat industri film di hollywood dimana aktor-aktor lawas justru akan selalu mendapat tempat untuk menjadi karakter-karakter yang menarik, berwarna, dan challenging, bahkan menjadi peran utama, karena industrinya paham soal yang tadi gue bilang. Di Indonesia, walaupun sudah mengarah kesana, tapi masih banyak Produser yang menganggap bahwa kalau yang tua itu sudah tidak menjual. Jadi, para aktor senior ini yang dianggap sudah tidak jualan hanya mendapat peran-peran yang stereotype, bahkan kadang hanya numpang lewat doang, padahal kalau dikasih peran yang menantang, gue yakin mereka pasti keren.
Tapi dibalik itu juga agar menjadi seorang aktor yang tetap eksis, dia mau menjaga asset yang dia punya, baik itu fisik maupun mental dan terus mau berproses, karena modal besar seorang aktor asalah tubuh, rasa dan pikiran, karena pada saat seorang aktor tidak menjaga itu semua maka itulah yang menghambat seorang aktor mendapatkan peran-peran yang luar biasa.
Dan yang tidak kalah penting untuk dijaga seorang aktor untuk terus eksis adalah sikap, bagaimana kita bersikap terhadap di sekeliling kita, baik itu diluar maupun di lingkungan pekerjaan, sikap komitmen, disiplin, sederhana, tulus, jujur, rendah hati dan lain-lain.
Catatan : Lukman Sardi
